Yohanes 14:16; 16:7-15
Para murid Kristus tidak bisa mengandalkan kemampuan diri mereka sendiri. Sebagian besar dari antara mereka adalah nelayan miskin berpendidikan rendah. Yang bisa mereka andalkan adalah Sang Guru Agung, yaitu Yesus Kristus. Saat menghadapi orang yang sakit atau kera-sukan setan, mereka tidak bisa berbuat apa-apa. Mereka memerlukan pertolongan Sang Guru Agung. Masalah muncul saat para murid hendak diutus untuk menjalankan misi Allah (Matius 28:18-20; Yohanes 15:16). Saat Kristus bersama-sama dengan mereka, Ia terikat oleh ruang dan waktu, artinya Ia tidak dapat berada di dua tempat atau lebih pada wak-tu bersamaan. Oleh karena itu, Beliau berencana untuk pergi mening-galkan murid-murid-Nya serta mengutus Roh Kudus—yang tidak terikat oleh ruang dan waktu—untuk mendampingi dan menolong mereka (Yohanes 14:26; 16:7-15). Roh Kudus juga disebut sebagai “Penolong yang lain” (14:16).
Dalam bahasa asli Alkitab Perjanjian Baru, yaitu bahasa Yunani, ada dua kata yang bisa diterjemahkan menjadi kata “lain”, yaitu kata heteros yang artinya “berbeda sama sekali” atau “berbeda jenis”, dan kata allos yang artinya “berbeda tetapi sama persis” atau berbeda dalam pengertian “kembar identik”. Kata yang diterjemahkan sebagai “yang lain” dalam perkataan “Penolong yang lain” di atas adalah kata allos. Hal ini berarti bahwa Roh Kudus berperan sebagai “Penolong” seperti peran Tuhan Yesus dalam menolong para murid-Nya. Dengan demikian, yang menjadi Andalan dalam pelayanan para murid adalah adanya penyertaan Roh Kudus. Roh Kudus memungkinkan para murid menjalankan perintah yang diberikan oleh Tuhan Yesus, yaitu “menjadikan semua bangsa sebagai murid Kristus” (Matius 28:18) serta menghasilkan buah dalam kehidupan (Yohanes 15:16). Buah yang diharapkan muncul dari kehidupan para murid Kristus adalah buah atau hasil pemberitaan Injil (Kolose 1:6), buah pengudusan hidup (Roma 6:22), buah Roh Kudus (Galatia 5:22), serta buah berupa pekerjaan yang baik dan pengetahuan yang benar tentang Allah (Kolose 1:10). Pentingnya pertolongan Roh Kudus dalam pelayanan para murid Kristus inilah yang membuat mereka harus menanti kedatangan Roh Kudus di Yerusalem (Lukas 24:49). Apakah Anda menyadari bahwa pertolongan Roh Kudus dalam kehidupan dan pelayanan Anda itu sangat penting? Apakah kehidupan Anda sudah menghasilkan buah? [P]