GKY Sydney - Gereja Indonesia di Sydney yang Mulia dan Misioner

Gereja Kristus Yesus di Sydney AustraliaTransformational Church ~ Transforming people to transform the world (2 Kor 3:18)

Navigation

Percaya dan Taat

Bacaan Alkitab hari ini: Yesaya 6-7

Dalam bacaan Alkitab hari ini, kita dapat melihat dua hal yang selalu dituntut Allah dari diri kita, yaitu sikap mempercayai Dia dan taat kepada-Nya. Saat Yesaya melihat kemuliaan Allah (pasal 6), dia merasa takut karena menyadari bahwa dirinya adalah seorang yang najis bibir. Kesadaran akan keberdosaan itu justru membuat Allah berkenan menyucikan dan mengampuni dosanya (6:7), dan selanjutnya membuat Yesaya berani menyambut panggilan untuk menjadi utusan Tuhan (6:8). Sikap Yesaya dalam memberi respons ter- hadap panggilan Tuhan itu amat berbeda dengan sikap Raja Ahas dalam memberi respons terhadap uluran tangan Tuhan yang hendak menolong bangsa Yehuda. Tuhan menginginkan agar Raja Ahas meminta tanda, tetapi dia menolak dengan mengatakan bahwa dia tidak mau mencobai Tuhan (7:12). Wa- laupun jawaban Raja Ahas seolah-olah jawaban seorang yang amat rohani, jawaban tersebut menyembunyikan sikap keang- kuhan dan ketidaktaatan, bahkan mungkin saja hal itu dilandasi oleh sikap tidak percaya yang terselubung (bandingkan dengan 7:9). Kita perlu menyadari bahwa kehendak Allah selalu baik dan benar. Oleh karena itu, tindakan menentang kehendak Al- lah tidak bisa dibenarkan, apa pun alasannya.

Apakah Anda menyadari kehendak Allah bagi diri Anda? Apakah Anda bersikap terbuka terhadap panggilan Allah ke- pada diri Anda? Bila Anda telah memahami panggilan Allah ter- hadap diri Anda, Anda harus taat. Jangan biarkan kekuatiran dan kesangsian menghambat respons Anda. Allah bukan hanya menghendaki agar Anda taat kepada-Nya, tetapi Allah juga menghendaki agar Anda percaya bahwa Dia selalu memiliki niat baik terhadap diri Anda! [P]

Yesaya 6:8

Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata:
“Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?” Maka sahutku: “Ini aku, utuslah aku!”