GKY Sydney - Gereja Indonesia di Sydney yang Mulia dan Misioner

Gereja Kristus Yesus di Sydney AustraliaTransformational Church ~ Transforming people to transform the world (2 Kor 3:18)

Navigation

Berkat dan Hukuman

Bacaan Alkitab hari ini: Yesaya 2

Berita yang disampaikan Allah melalui para nabi-Nya seringkali berupa gabungan antara berkat (kemu- liaan di masa depan) dan hukuman (pada masa kini) atas

dosa yang dilakukan oleh umat-Nya. Dalam pasal 1, umat Allah dihukum karena ibadah mereka hanya berupa upacara persembahan korban tanpa disertai dengan pertobatan. Dalam pasal 2, umat Allah dihukum karena kemakmuran ekonomi dan kejayaan militer membuat mereka sombong, bahkan membuat mereka meniru bangsa-bangsa ka r dengan menyembah berhala serta melakukan sihir dan tenung. Di hari-hari terakhir (akhir zaman), Yerusalem dan Bait Allah akan menjadi tempat orang belajar dan berziarah secara rohani, tetapi hal itu baru akan terlaksana di masa depan yang jauh, bukan di masa kini. Pada masa Nabi Yesaya, hal itu belum terwujud. Di masa depan yang lebih dekat, Allah akan menghukum kesombongan umat- Nya yang mengandalkan kekayaan dan kekuasaan.

Walaupun nubuat dalam pasal ini terutama ditujukan kepada umat Yehuda dan penduduk Yerusalem, nubuat tersebut mengingatkan kita (yang hidup pada masa kini) bahwa Tuhan akan menghukum semua orang yang hidup dalam dosa. Saat keadaan kita makmur dan berkuasa, ingatlah bahwa dosa telah mengintip untuk menjatuhkan kita. Jangan biarkan diri kita ter- lena oleh kemakmuran dan kenikmatan sesaat. Ingatlah bahwa berkat paling utama adalah berkat untuk masa depan. Dengan mengingat berkat yang tersedia bagi kita di masa depan, kita akan memperoleh kekuatan untuk senantiasa mengutamakan kehendak Tuhan pada masa kini. Apakah Anda telah membia- sakan diri untuk menolak semua tawaran yang menjauhkan Anda dari kehendak Tuhan? [P]

Yesaya 2:17-18

“Manusia yang sombong akan ditundukkan dan orang yang angkuh akan direndahkan; hanya TUHAN sajalah yang maha tinggi pada hari itu. Sedang berhala-berhala akan hilang sama sekali.”