GKY Sydney - Gereja Indonesia di Sydney yang Mulia dan Misioner

Gereja Kristus Yesus di Sydney AustraliaTransformational Church ~ Transforming people to transform the world (2 Kor 3:18)

Navigation

Injil yang Membebaskan

Bacaan Alkitab hari ini: Galatia 2

Galatia 2 memperlihatkan kepada kita bahwa Paulus akhir- nya pergi ke Yerusalem berdasarkan penyataan Tuhan yang mengutus dia untuk bertemu dengan orang terpandang di sana

guna menjelaskan Injil yang diberitakannya (2:1-2). Ia mem- bawa serta Barnabas dan Titus. Titus adalah buah pelayanan Paulus di antara orang-orang bukan Yahudi. Sekalipun banyak tantangan, mereka tidak mundur dan tetap berkata bahwa orang Yahudi maupun bukan Yahudi diselamatkan dengan cara yang sama, yaitu melalui iman kepada Yesus Kristus. Syukur bahwa akhirnya Injil bisa mereka terima tanpa menambahkan sesuatu yang lain (2:6).

Sekalipun sudah mengetahui kebenaran Injil, kelakuan kita bisa tidak sesuai dengannya. Itulah yang dialami Petrus. Dalam sidang di Yerusalem, Petrus mengatakan bahwa tidak ada pembedaan antara orang Yahudi dan non Yahudi (Kisah Para Rasul 15:9), tetapi perbuatannya tidak sesuai dengan per- kataannya. Ia berlaku muna k karena tidak berani berterus terang duduk makan semeja dengan orang-orang bukan Ya- hudi (Galatia 2:11-12). Karena itu, Paulus dengan terus terang menegurnya di depan umum (2:14). Selanjutnya, Rasul Paulus mengingatkan bahwa tidak seorang pun yang dibenarkan kare- na melakukan hukum Taurat, tetapi hanya karena iman dalam Kristus Yesus (2:16). Dengan jelas, Paulus berkata, “Sebab aku telah mati oleh hukum Taurat untuk hukum Taurat, supaya aku hidup untuk Allah.” (2:19).

Sesudah Kristus membenarkan kita saat kita percaya kepa- da-Nya, apakah kita hidup di dalam kebebasan kasih karunia- Nya, yaitu kebebasan untuk hidup bersekutu dengan Tuhan dan melayani-Nya, tidak lagi dikuasai oleh “hukum Taurat”? [BS]

Galatia 2:20

Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.”

 

 

Rekaman Khotbah Terbaru