GKY Sydney - Gereja Indonesia di Sydney yang Mulia dan Misioner

Gereja Kristus Yesus di Sydney AustraliaTransformational Church ~ Transforming people to transform the world (2 Kor 3:18)

Navigation

Herodes: Raja yang Takut Kehilangan Takhta

Bacaan Alkitab hari ini: Matius 2:7-18

Sejarah mencatat bahwa Herodes adalah seorang raja yang sangat takut kehilangan takhta. Ia menghukum mati siapa pun yang terindikasi mengancam kedudukannya, termasuk

anak-anaknya sendiri. Tak mengherankan jika ia begitu panik mendengar pertanyaan para majus tentang raja orang Yahudi yang baru dilahirkan (2:2). Ia berusaha membunuh bayi Yesus secara licik, namun niatnya terhalang oleh campur tangan Allah (2:12). Akibatnya, ia tega membunuh semua bayi di Betlehem yang berusia dua tahun ke bawah demi menjamin keamanan takhtanya.

Kecintaan terhadap takhta tak hanya membuat Herodes menghalalkan segala cara untuk menyingkirkan orang yang mengancamnya, tetapi juga membuat dia kehilangan kesempatan bertemu dengan Raja segala raja yang berkuasa menga- runiakan takhta kepada siapa pun sesuai dengan kehendak- Nya serta berkuasa menyingkirkan siapa pun dari takhtanya. Sungguh ironis, untuk mempertahankan kebahagiaan dan rasa aman yang semu, Herodes menolak—bahkan berusaha me- nyingkirkan—sumber kebahagiaan dan rasa aman yang sejati.

Kita dapat memetik satu pelajaran dari sikap raja Herodes. Sebagaimana kecintaan terhadap takhta menghalangi Herodes bertemu Yesus dan mengakibatkan kesengsaraan rakyatnya, demikian juga kita memiliki berbagai “takhta” yang menjauhkan kita dari Juruselamat kita serta menghalangi kita menjadi berkat bagi sesama manusia. Bagi kita, “takhta” dapat berupa harta, kedudukan, kekasih, karier, kenikmatan hidup, hobby, bahkan pelayanan, yakni apa pun yang untuk mempertahankannya, kita rela mengorbankan Yesus dan sesama. Apakah Anda memiliki “takhta” seperti itu dalam hidup Anda? [TF]

Matius 6:24a

“Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain.”

Rekaman Khotbah Terbaru