GKY Sydney - Gereja di Sydney yang Mulia dan Misioner

Gereja Kristus Yesus di Sydney AustraliaTransformational Church ~ Transforming people to transform the world (2 Kor 3:18)

Navigation

Mengatasi Masalah Rasialisme

Rasialisme (sikap tidak adil terhadap suku tertentu) adalah masalah di banyak negara. Rasialisme muncul karena anggapan bahwa suku diri sendiri adalah suku paling baik. Dalam sejarah, rasialisme yang paling banyak menelan korban adalah usaha pemusnahan orang Yahudi oleh tentara Nazi pada zaman kekuasaan Hitler. Kitab Ester dalam Perjanjian Lama juga mengisahkan tentang usaha Haman memusnahkan orang Yahudi. Di Asia, masalah rasialisme sering bercampur dengan masalah perbedaan agama. Saat ini, masalah rasialisme yang paling menonjol adalah penganiayaan terhadap suku Rohingya yang merupakan suku minoritas muslim di Myanmar.

Dalam Alkitab, rasialisme terjadi karena rasa bangga orang Yahudi yang keliru. Bangsa Yahudi menganggap diri mereka--sebagai umat pilihan Allah--lebih mulia dari bangsa-bangsa lain. Seharusnya, keberadaan sebagai umat pilihan Allah tidak membuat mereka merendahkan bangsa lain, melainkan membuat mereka menuntut kehidupan yang berkenan kepada Allah agar mereka bisa memenuhi maksud Allah untuk menjadi terang bagi bangsa-bangsa.

Bacaan Alkitab hari ini memberikan solusi bagi masalah rasialisme, yaitu bahwa kita harus memandang umat manusia sebagai satu umat keturunan Nuh (pasal 10). Dosa kesombongan membuat Allah mengacaukan bahasa umat manusia sehingga timbul banyak suku dengan berbagai bahasa yang tersebar ke seluruh dunia. Akan tetapi, perpecahan ini telah disatukan kembali oleh Roh Kudus pada hari Pentakosta (Kisah Para Rasul 2:1-10), sehingga rasialisme seharusnya tidak mendapat tempat lagi dalam kekristenan.. [P]

Efesus 1:9-10
“Sebab Ia telah menyatakan rahasia kehendak-Nya kepada kita, sesuai dengan rencana kerelaan-Nya, ... sebagai persiapan kegenapan waktu untuk mempersatukan di dalam Kristus sebagai Kepala segala sesuatu, baik yang di sorga maupun yang di bumi.”