GKY Sydney - Gereja Indonesia di Sydney yang Mulia dan Misioner

Gereja Kristus Yesus di Sydney AustraliaTransformational Church ~ Transforming people to transform the world (2 Kor 3:18)

Navigation

Memikirkan Orang Lain

Salah satu cara terbaik untuk bisa melepaskan diri dari perasaan depresi (tekanan batin yang berlangsung dalam jangka waktu yang lama) adalah dengan memikirkan kepentingan orang lain. Penghiburan yang muncul ketika melihat kebaikan hati yang ditunjukkan Boas terhadap Rut membuat Naomi mulai bisa menyingkirkan perasaan depresinya dan memikirkan kepentingan Rut, sehingga dia mengusulkan kepada Rut untuk menikah lagi (3:1, "mencari tempat perlindungan" adalah ungkapan yang berarti menikah).

Saat membaca pasal ini, perlu diingat bahwa kita tidak boleh memakai cara pandang masa kini untuk membuat penilaian terhadap saran Naomi kepada Rut. Tindakan Rut datang ke pengirikan dan tidur di kaki Boas tidak boleh diartikan sebagai keinginan untuk berzinah. Dengan mengatakan, "kembangkanlah kiranya sayapmu melindungi hambamu" (3:9), Rut mengungkapkan keinginannya untuk dinikahi. Permintaan Rut ini wajar bila dipandang dari kacamata budaya pada saat itu. Pada masa itu, bila seorang pria meninggal sebelum istrinya hamil dan melahirkan anak-laki-laki, saudara laki-laki (keluarga terdekat) dari pria tersebut wajib mengawini janda dari saudaranya, dan anak yang dilahirkan dari perkawinan dengan ipar itu dianggap sebagai penerus keturunan (ahli waris) dari pria yang sudah meninggal (bandingkan dengan Ulangan 25:5-6). Karena Boas sudah berusia lanjut-menurut tradisi, saat itu Boas sudah berumur delapan puluh tahun-tindakan Rut yang bersedia menikah dengan seorang yang sudah berusia lanjut ini merupakan tindakan terpuji dalam pandangan Boas, bahkan Boas mengakui bahwa Rut adalah seorang wanita baik-baik (3:11). [P]

Rut 3:10
Lalu katanya: "Diberkatilah kiranya engkau oleh TUHAN, ya anakku! Sekarang engkau menunjukkan kasihmu lebih nyata lagi dari pada yang pertama kali itu, karena engkau tidak mengejar-ngejar orang-orang muda, baik yang miskin maupun yang kaya."