Tuhan Memberikan Ketenangan
Renungan GEMA 2012
16 February 2012 Mazmur 62-63Alkitab memberitahukan pada semua orang percaya bahwa ketenangan yang sejati itu datangnya dari Tuhan saja. Ketenangan tidak bisa didapatkan dari apa pun yang ada di dunia ini, apalagi dari kekayaan yang sifatnya hanya sementara.
Di sepanjang sejarah kehidupan manusia, dari bangsa dan suku mana pun juga, ketenangan hidup selalu dicari dan diburu dengan cara apa pun juga. Ada orang yang giat menumpuk kekayaan agar merasa tenang menghadapi kehidupan di kemudian hari. Ada pula orang yang mengandalkan kuasa tertentu untuk mendapatkan ketenangan yang diidam-idamkan, bahkan ada yang menyerang orang lain agar ketenangannya tidak terusik. Ada juga orang yang sangat bergantung pada obat-obatan untuk mendapatkan ketenangan. Beraneka ragam cara dilakukan manusia untuk mendapatkan ketenangan hidup di tengah dunia yang tidak menentu ini tanpa memperhitungkan kefanaan dunia ini. Ada banyak hal yang bisa terjadi dan mengambil "ketenangan" yang kita usahakan. Seringkali, usaha menggapai ketenangan itulah yang menjadi penyebab ketidaktenangan hidup. Itulah ironi yang terlihat bila manusia berupaya menggapai ketenangan dengan cara dan usaha sendiri.
Alkitab memberitahu orang percaya bahwa ketenangan adalah pemberian dari Tuhan yang kita terima bila kita dekat dan sungguh-sungguh percaya kepada-Nya. Sangat disayangkan bahwa banyak orang mengaku "percaya", tetapi tidak sungguh-sungguh percaya pada janji-Nya sehingga tidak beroleh ketenangan dalam hidupnya. Pemazmur berseru bahwa percaya pada Tuhan itu harus dijalankan setiap waktu (62:9), baik waktu senang maupun saat susah, baik waktu masih muda maupun saat sudah tua. [HK]
Mazmur 62:2
"Hanya dekat Allah saja aku tenang, daripada-Nyalah keselamatanku."




