GKY Sydney - Gereja di Sydney yang Mulia dan Misioner

Gereja Kristus Yesus di Sydney AustraliaTransformational Church ~ Transforming people to transform the world (2 Kor 3:18)

Navigation

Kepekaan Terhadap Teguran Allah

Riwayat Raja Yotam berbeda tajam dengan riwayat anaknya, yaitu Raja Ahas. Raja Yotam melakukan apa yang benar di mata TUHAN sehingga ia diberkati (27:2, 6), sedangkan Raja Ahas hidup menurut kelakuan raja-raja Israel sehingga Kerajaan Yehuda sangat terpuruk (28:2, 19).

Raja-raja Yehuda tidak selalu belajar dari sejarah. Seharusnya mereka semua tahu bahwa mereka hanya bisa jaya bila mereka diberkati oleh Tuhan dan mereka hanya bisa menerima berkat Tuhan bila mereka taat kepada-Nya. Sayangnya, pengaruh buruk dari raja-raja Israel yang jahat serta dari masyarakat kafir yang tinggal di sekitar mereka seringkali membuat mereka menjauh dari Tuhan. Walaupun Tuhan seringkali memberi peringatan kepada mereka, mereka tidak selalu menanggapi secara positif. Hukuman yang Tuhan jatuhkan melalui tangan bangsa-bangsa lain pun seringkali tidak membuat mereka bertobat, padahal hukuman Tuhan memiliki kecenderungan untuk semakin lama menjadi semakin berat. Dalam hal Raja Ahas, keadaan terdesak oleh tentara Asyur tidak membuat Raja Ahas bertobat dan mencari pertolongan Tuhan, tetapi Raja Ahas justru menambah dosanya dengan mempersembahkan korban kepada para allah orang Damsyik (28:20-25).

Kepekaan terhadap teguran Allah merupakan kunci yang membedakan orang beriman dengan orang tidak beriman. Orang beriman akan membuka diri terhadap teguran Allah, sedangkan orang tidak beriman akan menutup telinga terhadap teguran Allah. Orang beriman akan bertobat dan memperbaiki diri saat mendapat hukuman Tuhan, sedangkan orang tidak beriman akan semakin menjauh dari Tuhan saat hukuman Tuhan dijatuhkan. Bagaimana dengan Anda? [P]

Amsal 3:11-12
"Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan TUHAN, dan janganlah engkau bosan akan peringatan-Nya. Karena TUHAN memberi ajaran kepada yang dikasihi-Nya, seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi."

Rekaman Khotbah Terbaru