Jangan Mencari Masalah
Renungan GEMA 2012
28 January 2012 Amsal 27Orang yang bijaksana adalah orang yang mengenal dirinya, termasuk mengenal keterbatasan kemampuannya, sehingga ia tahu membatasi diri. Akan tetapi, orang yang bodoh adalah orang yang tidak bisa atau tidak pernah mengukur kemampuannya (bandingkan dengan 27:12).
Daya tahan seseorang berbeda dengan daya tahan orang lain. Ada orang yang sanggup belajar sampai jauh malam, tetapi ada orang yang tidak tahan melakukan hal yang sama. Ada orang yang sanggup menaiki gunung yang tinggi, tetapi ada orang lain yang tewas saat naik gunung karena tidak tahan menghadapi kondisi alam yang sama. Kita perlu mengenali daya tahan kita agar kita tidak mengalami celaka karena kita harus menghadapi sesuatu yang melampaui daya tahan kita.
Salah memilih sekolah bisa membuat seorang muda menjadi ateis. Salah memilih pekerjaan bisa membuat seorang aktivis gereja tidak memiliki waktu lagi untuk melayani, dan kemudian tidak memiliki waktu untuk beribadah. Salah memilih tempat tinggal atau salah memasuki suatu lingkungan sosial bisa membuat seseorang terjerumus dalam seks bebas atau terbelenggu oleh narkoba. Ada pemuda-pemudi yang belajar ke luar negeri, kemudian hidup bersama dengan pasangannya tanpa menikah. Ada orang yang terbeban untuk memberitakan Injil di wilayah lokalisasi, tetapi kemudian orang itu terjerumus dalam hubungan seks yang terlarang.
Kita perlu mengevaluasi daya tahan kita saat kita mengambil keputusan penting seperti di mana kita akan bersekolah, di mana kita akan bekerja, di mana kita akan tinggal, serta lingkungan macam apa yang hendak kita masuki. Seorang yang salah pilih saat menghadapi keputusan penting bisa meninggalkan iman atau terjerumus ke dalam kemerosotan moral. [P]
Amsal 27:12
"Kalau orang bijak melihat malapetaka, bersembunyilah ia, tetapi orang yang tak berpengalaman berjalan terus, lalu kena celaka."




