GKY Sydney - Gereja di Sydney yang Mulia dan Misioner

Gereja Kristus Yesus di Sydney AustraliaTransformational Church ~ Transforming people to transform the world (2 Kor 3:18)

Navigation

Berperanglah dengan Siasat

Hidup tidak selalu mudah. Masalah-masalah yang kita hadapi tidak semuanya gampang diatasi. Dunia di sekitar kita tidak selalu ramah dan tulus membantu kita. Oleh karena itu, seringkali kita harus berpikir keras, mendengar berbagai pertimbangan, dan menyusun strategi.

Kita harus selalu berpikir positif, tetapi kita tidak boleh bertindak bodoh. Bila kita selalu menganggap semua orang atau semua situasi yang kita hadapi selalu baik, kemungkinan kita akan kecewa dan gagal. Kita harus mempertimbangkan segala kemungkinan, baik yang baik maupun yang buruk. Kita harus mencari informasi selengkap mungkin tentang segala hal yang kita hadapi, termasuk dengan bertanya (meminta nasihat) kepada orang lain. Amsal 20:18 memberikan nasihat, "Rancangan terlaksana oleh pertimbangan, sebab itu berperanglah dengan siasat."

Kita harus menyadari bahwa dunia yang kita tempati bukanlah dunia yang ideal, melainkan dunia yang sudah dirusak oleh dosa. Ketika mengutus murid-murid-Nya untuk melayani, Tuhan Yesus meminta murid-murid-Nya untuk mewaspadai dunia ini yang digambarkan-Nya seperti serigala yang siap menerkam mangsanya (Matius 10:16). Murid-murid harus menyadari bahwa dunia tempat mereka melayani itu bukanlah tempat yang aman! Mereka harus waspada agar tidak diterkam oleh dunia ini. Melayani dunia ini bisa kita pandang sebagai suatu peperangan. Kita harus tulus melayani, tetapi kita juga harus cerdik dalam melayani. Kita tidak boleh ikut-ikutan bersikap licik, tetapi kita juga harus memiliki strategi (siasat) supaya pelayanan kita tidak menjadi sia-sia. Kita harus tulus agar dunia ini tidak bisa menjerat kita dengan godaan dosa. Kita harus cerdik agar pelayanan kita tidak menjadi gagal karena kebodohan kita. [P]

Matius 10:16
"Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati."

Rekaman Khotbah Terbaru