Nubuat Untuk Meneguhkan
Renungan GEMA 2011
11 February 2011 Yesaya 48Alkitab memuat nubuat-nubuat tentang peristiwa yang akan terjadi, khususnya berkaitan dengan rencana TUHAN di masa depan. Nubuat-nubuat itu sungguh-sungguh terjadi sehingga kita dapat meyakini bahwa Alkitab adalah firman TUHAN yang meneguhkan kita untuk mempercayai Dia.
Bangsa Israel pada masa itu dikenal sebagai bangsa yang percaya kepada TUHAN. Mereka bersumpah demi nama TUHAN. Mereka menyebut diri mereka dengan kota kudus dan bertopang kepada TUHAN. Namun, sesungguhnya mereka tidak tulus hati mengakui TUHAN. Mereka juga dikenal sebagai bangsa yang tegar tengkuk. TUHAN memberikan firman berupa nubuatan tentang peristiwa-peristiwa yang akan terjadi kepada mereka agar mereka tidak bisa berdalih bahwa berhala yang mereka sembah yang melakukan hal itu. TUHAN juga memberitakan hal-hal yang akan datang secara progresif (berangsur-angsur), agar mereka tidak bisa mengatakan bahwa mereka sebenarnya sudah tahu. TUHAN membuang bangsa Israel ke Babel untuk memurnikan, bukan untuk melenyapkan umat-Nya. TUHAN melakukan semuanya itu agar umat TUHAN menjadi sadar untuk taat kepada perintah-perintah TUHAN, karena perkataan TUHAN pasti terlaksana. Barangsiapa melakukan perkataan TUHAN pasti akan mengalami damai sejahtera.
Bagi kita yang telah membaca bagaimana nubuat-nubuat di dalam Alkitab digenapi satu demi satu, seharusnya kita semakin tekun membaca Kitab Suci, karena kita masih menantikan penggenapan nubuatan yang belum digenapi. Ketika kita menyaksikan bagaimana penggenapan nubuatan Kitab Suci terjadi, sepatutnyalah iman kita kepada Tuhan Yesus semakin teguh. [RAAL]
Yesaya 48:6
"Engkau telah mendengar semuanya itu dan sekarang engkau harus mlihatnya; tidakkah kamu sendiri mau mengakuinya? Aku mengabarkan kepadamu hal-hal yang baru dari sejak sekarang,dan hal-hal yang tersimpan yang belum kauketahui."




