Misi Kedatangan Mesias
Renungan GEMA 2011
12 February 2011 Yesaya 49-50Nubuat tentang kedatangan Mesias semakin jelas dengan ciri-cirinya. Mesias adalah Hamba TUHAN yang melaksanakan misi TUHAN. Mesias datang untuk menggenapi janji TUHAN kepada bangsa Israel dan menjadi terang dan keselamatan bagi segala bangsa.
Bangsa Israel mengeluh tentang keberadaan mereka di Babel serta beranggapan bahwa TUHAN telah meninggalkannya dan telah melupakannya (49:14). Namun Tuhan tidak pernah meninggalkan dan melupakannya, bahkan dikatakan bahwa umat Tuhan telah dilukis di telapak tangan TUHAN. Oleh karena itu, di awal pasal ini diberitakan tentang hamba TUHAN yang diutus. Walaupun di 49:3, hamba TUHAN itu disebut sebagai "Israel", penjelasan selanjutnya menunjuk kepada Kristus atau Mesias: "mulutku sebagai pedang yang tajam" (49:2, bandingkan dengan Wahyu 19"15), kekecewaan hamba ini (49:4 bandingkan dengan Markus 6:6), dihina (49:7, bandingkan dengan 53:3 dan kisah salib Kristus), konsep membawa keselamatan kepada seluruh dunia (53:6). Kemudian, 50:6 menjelaskan bagaimana Ia menerima penghinaan dan penganiayaan. Selain menegakkan suku-suku Yakub dan mengembalikan orang-orang Israel yang masih terpelihara, kedatangan Mesias juga membawa keselamatan kepada seluruh dunia. Mesias di bagian ini ditulis sebagai Hamba TUHAN untuk menggambarkan bahwa Ia datang untuk melaksanakan misi TUHAN.
Meskipun berita tentang kedatangan Mesias sudah dinubuatkan di dalam Perjanjian Lama dan Mesias sudah datang 2000 tahun yang lalu, bangsa Israel tidak mau menerima-Nya. Sekalipun demikian, tidak berarti bahwa misi-Nya gagal karena Ia juga datang untuk menjadi terang bagi bangsa-bangsa dan menjadi keselamatan bagi umat manusia. [RAAL]
Yesaya 49:6b
"Tetapi Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi."




