GKY Sydney - Gereja di Sydney yang Mulia dan Misioner

Gereja Kristus Yesus di Sydney AustraliaTransformational Church ~ Transforming people to transform the world (2 Kor 3:18)

Navigation

Harapan Ada Di Dalam Ketaatan

Menolak untuk dinasehati oleh firman TUHAN atau meremehkan ajaran firman TUHAN merupakan kemerosotan rohani yang amat dalam. Akan tetapi, masih ada harapan bagi orang yang mau mendengar dan menaati firman TUHAN.

Pasal 28-35 adalah khotbah dengan pesan "celaka". Pesan "celaka" pertama datang kepada bangsa Efraim (Israel). Kondisi orang Efraim diuraikan sebagai pemabuk-pemabuk Efraim (28:3). Hal ini terjadi pada para imam dan para nabinya (28:7). Bisa dibayangkan bahwa mereka tidak lagi bisa berfungsi sebagai juru bicara Allah, karena mereka bukan dipenuhi dengan Roh Allah, tetapi dengan minuman keras. Setelah firman Allah tidak lagi diberitakan, jelas bahwa mereka tidak lagi hidup sebagaimana umat TUHAN seharusnya hidup. Ayat 9-10 menggambarkan sikap mereka terhadap teguran Yesaya, yaitu bahwa mereka menolak teguran itu dan mereka merasa digurui. Oleh karena itu, Yesaya menubuatkan bahwa Allah akan mengajar melalui bangsa asing (28:11). Mereka bukan saja disebut pemabuk, tetapi juga disebut pencemooh, yaitu orang-orang yang tidak peduli dan bahkan meremehkan firman TUHAN. Mereka takut terhadap kekuatan Asyur dan membuat aliansi dengan Mesir daripada mencari wajah TUHAN.. Aliansi ini disebut TUHAN. sebagai perjanjian dengan maut (28:15).

Di mata TUHAN, masih ada harapan bagi seorang yang masih mau mendengar dan menaati firman TUHAN. Ketidakrelaan mendengar dan menaati firman TUHAN terjadi bila kita tak mau dinasehati oleh firman TUHAN. Merasa rohani atau merasa lebih rohani daripada orang lain adalah kemerosotan rohani. Hidup yang dikuasai oleh keinginan duniawi merupakan tanda awas bahwa kita sudah tidak lagi hidup di jalan yang TUHAN kehendaki. [RAAL]

Pengkhotbah 7:5
"Mendengar hardikan orang berhikmat lebih baik daripada mendengar nyanyian orang bodoh."

Rekaman Khotbah Terbaru