GKY Sydney - Gereja di Sydney yang Mulia dan Misioner

Gereja Kristus Yesus di Sydney AustraliaTransformational Church ~ Transforming people to transform the world (2 Kor 3:18)

Navigation

Ajaran yang Nyaman vs. Ajaran yang Keras

Banyak orang Kristen yang lebih senang dininabobokan oleh ajaran yang menghibur dan memanjakan daripada teguran keras dari firman Tuhan.

Yeremia sudah cukup banyak memberitakan firman Allah yang keras tentang kehancuran yang akan segera menimpa orang Israel. Akan tetapi, mereka umumnya tidak percaya kepada perkataan Yeremia karena mereka telah termakan oleh ajaran nabi-nabi palsu yang meninabobokan mereka. Ajaran palsu tersebut mengatakan bahwa mereka akan selalu mengalami kedamaian dan kesejahteraan, apa pun tingkah laku mereka di hadapan Allah. Mereka mengatakan bahwa hidup mereka akan selalu mengalami kejayaan dan tidak ada hukuman Allah (14:13-16). Ajaran palsu tersebut telah menumpulkan kepekaan rohani mereka sehingga mereka sama sekali tidak peduli pada teguran Allah melalui Yeremia. Mereka bahkan ingin membinasakan Yeremia.

Umumnya manusia lebih senang mendengar perkataan yang menghibur dan sesuai dengan selera mereka. Agar dapat diterima oleh pendengar, para nabi palsu hanya menyampaikan apa yang ingin didengar oleh manusia, bukan apa yang ingin disampaikan Allah kepada manusia. Akan tetapi, nabi Yeremia selalu berusaha setia pada keinginan Allah sehingga ia sangat sering menyampaikan berita penghukuman. Sekalipun demikian, Yeremia bukanlah seorang nabi yang "sadis." Hatinya penuh kelembutan sehingga ia senantiasa memintakan pengampunan bagi Israel dan mendoakan pemulihan bagi bangsanya (14:7-9, 17-22). Tak putus-putusnya, dia memohon kepada Allah agar tidak meninggalkan umat-Nya karena dia sadar bahwa hanya di dalam Allah saja ada pengharapan bagi umat Allah, bukan di dalam ajaran palsu para nabi palsu, seindah apa pun ajaran mereka.[AH]

2 Timotius 4:3
"Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya."

Rekaman Khotbah Terbaru