Warisan Berkat Rohani
Renungan GEMA 2010
17 December 2010 Efesus 1Di dalam Kristus, kita memperoleh warisan berkat rohani: Pertama, Allah Bapa memilih kita untuk menjadi anak-anak Allah yang kudus dan tidak bercacat di hadapan-Nya. Kedua, darah Kristus membuat kita memperoleh penebusan. Ketiga, meterai Roh Kudus menjadi jaminan penebusan.
Tubuh Kristus (gereja) harus memahami berkat rohani yang kita warisi di dalam Kristus. Tanpa pemahaman yang benar, orang Kristen tidak bisa memiliki tujuan hidup yang benar yang sesuai dengan rencana Allah, tidak bisa memiliki jaminan keselamatan, dan tidak bisa menyadari bahwa setiap orang percaya memiliki Roh Kudus yang siap menolong.
Pemilihan Allah berarti bahwa keselamatan yang kita miliki bukan karena kita mengusahakan keselamatan itu, tetapi karena Allah yang mengambil inisiatif untuk menyelamatkan dan menguduskan kita. Pengorbanan Kristus bukan hanya dimaksudkan agar kita memperoleh pengampunan dosa, melainkan juga agar kita menjalani suatu proses pengudusan (proses untuk menjadi kudus). Kristus telah menebus dosa setiap orang yang percaya kepada-Nya, sehingga secara status, kita adalah orang-orang kudus. Akan tetapi, kekudusan itu tidak secara otomatis menjadi kenyataan dalam kehidupan. Orang-orang kudus tetap harus berjuang untuk bisa menjalani kehidupan yang kudus. Agar orang percaya sanggup menghadapi setiap tantangan dalam menjalani kehidupan yang kudus, Allah mengaruniakan Roh Kudus untuk menolong kita. Roh Kudus yang dikaruniakan Allah kepada kita itu akan membuka mata hati kita, sehingga kita memiliki pengharapan di tengah kesulitan dan penderitaan. Roh Kudus juga menolong kita untuk memahami seluruh warisan rohani yang diberikan kepada kita, yang tidak selalu bisa kita lihat dengan mata jasmani. [P]
Efesus 1:18
"Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus."




