Saat untuk Mengasihi
Renungan GEMA 2010
24 December 2010 Lukas 2:25-35; 1 Yohanes 4:7-21Allah telah lebih dahulu mengasihi kita dengan mengutus Anak-Nya yang tunggal untuk menjadi pendamaian bagi dosa-dosa kita. Oleh karena itu, sebagai respons terhadap kasih Allah, kita harus mengasihi sesama.
Simeon yang telah begitu lama menantikan kedatangan Mesias, memuji Allah ketika akhirnya kerinduannya terkabul. Melalui nyanyian dalam Lukas 2:29-32 yang dalam bahasa latin disebut Nunc Dimitis, Simeon menyatakan ucapan syukur bahwa akhirnya ia diberi kesempatan untuk melihat Mesias, keselamatan yang dari Allah itu. Karya keselamatan yang telah Allah persiapkan melalui kelahiran Anak-Nya, Yesus Kristus, merupakan berkat bagi dunia dan membuktikan kasih Allah bagi segala bangsa di dunia, bukan hanya bagi segelintir orang atau golongan atau suku tertentu.
Inilah kasih yang sesungguhnya: bukan kita yang mengasihi Allah, tetapi Allah yang terlebih dahulu mengasihi kita. Sebagai orang yang dikasihi Allah, kita harus saling mengasihi. Dengan demikian, kita menunjukkan bahwa kasih Allah nyata di tengah-tengah kita. Mengasihi orang yang baik kepada kita memang mudah, tetapi kita harus belajar juga mengasihi mereka yang sulit kita kasihi, termasuk mereka yang selalu menyakiti hati kita, mereka yang tidak segolongan atau sesuku dengan kita, bahkan mereka yang bagi kita tidak layak untuk dikasihi. Marilah kita belajar untuk mengasihi sesama kita dengan tulus, bukan hanya dengan kata-kata, tetapi juga dengan perbuatan yang nyata. Saat kasih didengung-dengungkan di momen Natal ini, marilah kita melakukan satu perbuatan kasih untuk mereka yang sulit kita kasihi, misalnya dengan memberikan sebuah kado Natal ataupun hanya sekedar kartu ucapan Selamat Hari Natal. Natal adalah saat untuk mengasihi! [MS]
Yohanes 13:34-35
"Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi."




