Saat untuk Mengampuni
Renungan GEMA 2010
21 December 2010 Matius 1:18-25Natal mengingatkan kita bahwa kedatangan Yesus Kristus, Sang Juruselamat, adalah untuk mengampuni dosa manusia. Karena kita telah menerima pengampunan Allah, kita pun harus saling mengampuni.
Ketika tahu bahwa Maria - tunangannya - telah mengandung, maka Yusuf diam-diam berniat menceraikannya. Namun, melalui malaikat-Nya, Tuhan menyuruh Yusuf untuk membatalkan niatnya. Tuhan memberitahukan bahwa Maria mengandung dari Roh Kudus dan maksud dari kedatangan Yesus Kristus ialah untuk menyelamatkan umat-Nya dari dosa. Maksud kedatangan-Nya amat mulia. Allah berinkarnasi di antara kita, sehingga kita diperdamaikan dengan Allah dan kita dibawa kembali dalam persekutuan dengan Allah. Pengampunan diberikan kepada kita yang percaya kepada-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat.
Pengampunan yang dari Allah itu seharusnya menggerakkan kita untuk memaafkan orang yang bersalah kepada kita, termasuk pasangan kita, anak-anak kita, mereka yang telah berkali-kali menyakiti hati kita, bahkan mereka yang disebut sebagai musuh kita. Mereka mungkin menyakiti hati kita karena hal sepele, sedangkan Allah telah mengampuni kita yang telah melakukan dosa yang berupah maut. Masakan kita tidak bisa mengampuni orang yang menyakiti hati kita? Kita perlu mengampuni mereka setiap hari karena kita pun membutuhkan pengampunan Allah setiap hari. Natal tahun ini, ketika berita pengampunan dosa kembali diberitakan kepada kita untuk kesekian kalinya, marilah kita mengingat mereka yang telah menyakiti hati kita dan mulailah mengampuni mereka. Natal adalah saat yang tepat untuk mengampuni. [MS]
Matius 1:21
"Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."




