Natal Setiap Hari
Renungan GEMA 2010
26 December 2010 Filipi 2:5-11Menjadi seperti Kristus yang rendah hati adalah tujuan hidup orang percaya. Hal itu harus nyata dalam segala sesuatu yang kita lakukan, ucapkan, pikirkan dan katakan, sehingga hidup kita memuliakan Tuhan.
Walaupun berdasarkan tradisi, tanggal 25 Desember ditetapkan sebagai hari Natal, yaitu hari kelahiran Tuhan Yesus, sebenarnya penetapan tanggal tersebut bukanlah penetapan waktu yang tepat. Inti perayaan Natal bukanlah acaranya, pestanya, atau kemeriahannya, tetapi bagaimana menghadirkan Kristus dalam keseharian kita. Oleh karena itu, janganlah kita terjebak dan merayakan Natal hanya satu tahun sekali di tanggal 25 Desember saja. tetapi marilah kita merayakan Natal setiap hari.
Dalam bacaan Alkitab hari ini, kita bisa melihat bahwa Kristus begitu rendah hati sehingga mau melakukan segala sesuatu yang dikehendaki oleh Bapa-Nya. Ia hidup bagi kemuliaan Allah Bapa, sehingga Allah Bapa pun sangat meninggikan Dia. Kita pun seharusnya melakukan hal yang sama dalam hidup kita, yaitu selalu rendah hati dan melakukan kehendak Bapa di Sorga supaya hidup kita memuliakan nama-Nya. Oleh karena itu, apa pun yang kita lakukan, katakan, ucapkan, dan pikirkan, semuanya adalah untuk kemuliaan Tuhan Yesus. Natal adalah saat yang tepat untuk menyebarkan damai Allah, mengampuni, berkorban, memberitakan Kabar Baik, mengasihi, dan bersukacita. Semua itu tidak cukup bila hanya kita lakukan di hari Natal saja. Marilah kita belajar untuk memelihara kebiasaan baik yang telah kita mulai di hari Natal dalam keseharian kita, sehingga kita merasakan Natal setiap hari dan hidup kita memuliakan nama-Nya. Dengan demikian, kita bisa menghadirkan Kristus setiap hari! [MS]
Matius 5:16
Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."




