GKY Sydney - Gereja di Sydney yang Mulia dan Misioner

Gereja Kristus Yesus di Sydney AustraliaTransformational Church ~ Transforming people to transform the world (2 Kor 3:18)

Navigation

Membalas Kejahatan Dengan Kebaikan

Walaupun Daud memiliki kesempatan emas, Daud tidak mau memanfaatkan kesempatan itu untuk membalas kejahatan Saul, melainkan dia justru menunjukkan kemurahhatian dengan melepaskan musuhnya dan sama sekali tidak mau membalas.

Allah membuat Raja Saul berada dalam "genggaman" Daud. Bila mau, Daud dengan mudah dapat membunuh Saul. Para pengikut Daud pun beranggapan bahwa inilah waktu yang tepat untuk menjawab semua ketakutan Daud selama ini dari sang raja yang berambisi untuk membunuhnya (24:5, 11). Sekalipun demikian, tindakan Daud di luar dugaan. Dia tidak membiarkan dirinya dipengaruhi oleh perkataan orang lain. Ia membiarkan musuhnya tetap hidup, bahkan dia tetap menunjukkan sikap hormat terhadap sang raja dengan bersujud menyembah (24:9). Mengapa Daud berbuat seperti itu? Pertama, Daud menghormati Raja Saul sebagai orang yang diurapi Tuhan (24:11b). Kedua, Daud menghormati Tuhan sebagai hakim yang adil yang berhak menjatuhkan hukuman (24:13-16), sedangkan dirinya sendiri tidak berhak untuk menghukum.

Orang percaya perlu meneladani sikap Daud dalam menghadapi musuh. Sulit bagi kita untuk menaati perintah Tuhan Yesus dengan tetap mengasihi dan mendoakan musuh (Matius 5:44) karena kita memiliki kecenderungan untuk membalas. Prinsip yang umum di dunia ini adalah membalas kebaikan dengan kebaikan dan membalas kejahatan dengan kejahatan (Matius 5:38). Akan tetapi, Tuhan Yesus memberi teladan yang indah di atas kayu salib saat Dia mendemonstrasikan sikap penuh kasih terhadap manusia yang membenci dan memfitnah diri-Nya melalui perkataan, "Ya Bapa, ampunilah mereka karena mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat". [EF/P]

Roma 12:21
"Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan."

Rekaman Khotbah Terbaru