GKY Sydney - Gereja di Sydney yang Mulia dan Misioner

Gereja Kristus Yesus di Sydney AustraliaTransformational Church ~ Transforming people to transform the world (2 Kor 3:18)

Navigation

Kemerdekaan sejati

Kemerdekaan sejati diperoleh ketika kita taat dan rela mengikatkan diri dengan firman Tuhan.

Hari ini adalah hari proklamasi kemerdekaan negara kita. Banyak orang berpikir bahwa kemerdekaan berarti bebas dari segala ikatan apa pun (otonom) dan bahwa kebebasan semacam itu amat menyenangkan. Akan tetapi, otonomi semacam itu tidak mungkin terwujud karena Allah menciptakan manusia sebagai makhluk yang selalu terikat dengan sesuatu di luar diri kita. Yang harus kita pikirkan seharusnya adalah apakah kita sudah mengikatkan diri pada hal yang benar.

Dalam bacaan hari ini, Tuhan Yesus mengatakan bahwa kita benar-benar menjadi murid-Nya bila kita mengikatkan diri pada firman Tuhan (8:31). Firman Tuhan akan membuat kita mengalami kemerdekaan sejati (8:32, 36). Orang yang melepaskan diri dari firman akan terikat dan diperbudak oleh sesuatu. Sebaliknya, orang yang rela dan setia mengikatkan diri pada firman Tuhan akan mengalami kemerdekaan sejati.

Bila kita ingin bebas dari ikatan dunia yang memperbudak hidup kita - termasuk egoisme, kesombongan, harta, jabatan, seks, ketamakan, dan hal-hal lain yang bisa membuat kita berdosa - kita harus mengikatkan diri pada firman Tuhan. Kemerdekaan sejati akan kita peroleh bila kita taat dan rela mendisiplin hidup kita dengan membaca, merenungkan, dan melakukan firman Tuhan. Membaca dan merenungkan Alkitab setiap hari dan segera menerapkannya pada hari itu juga adalah langkah sederhana untuk hidup di dalam firman. Pakailah buku renungan Gema ini untuk menolong kita agar tetap tinggal dalam firman. Selamat merayakan HUT RI dan selamat mengalami hidup merdeka setiap hari bersama firman-Nya! [JS]

Yohanes 8:31b-32
"Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."

Rekaman Khotbah Terbaru