Hidup di dalam Kedaulatan Allah
Renungan GEMA 2010
31 December 2010 Amsal 16:1-17Di balik segala peristiwa yang terjadi ada maksud Tuhan yang baik bagi anak-anak-Nya, meskipun saat mengalaminya seringkali kita merasa sukar menerimanya.
Beberapa jam lagi kita akan memasuki tahun yang baru. Ada banyak peristiwa yang kita alami sepanjang tahun ini. Sebagai orang percaya, mudah bagi kita untuk mempercayai bahwa ada maksud Allah di balik segala sesuatu yang terjadi. Kita percaya bahwa Allah yang memerintah dan mengendalikan segala kejadian di dunia ini. Bacaan Alkitab hari ini dibuka dengan pengajaran tentang kedaulatan Allah. Di bawah kedaulatan Allah, tidak ada satu peristiwa pun yang terjadi secara kebetulan di luar kendali Tuhan, termasuk keberadaan orang fasik (16:4). Ini bukan masalah bila segala sesuatu terjadi dengan lancar dan baik. Masalah mulai muncul bila terjadi peristiwa buruk: perampokan bank yang memakan korban jiwa, gunung yang tiba-tiba meletus, hujan badai disertai banjir di berbagai daerah, krisis keuangan yang tiba-tiba terjadi, dan sebagainya. Hal-hal buruk seperti itu mungkin mempengaruhi segala rencana dan hidup kita tahun ini.
Jika semua hal buruk ini menimpa kita bukan karena dosa, sebenarnya Allah mengijinkan hal itu terjadi untuk menguji dan memurnikan iman kita. Hal-hal buruk merupakan sarana membentuk kita agar semakin serupa dengan Kristus. Selain itu, hal-hal yang menimpa kita itu juga Allah pakai untuk mendatangkan kebaikan bagi orang yang taat pada panggilan-Nya dan mengasihi-Nya (Roma 8:28). Hal-hal buruk itu juga dapat Allah pakai untuk mendatangkan kemuliaan bagi-Nya (Roma 11:36). Jika kita menyadari sepenuhnya kedaulatan Allah atas hidup kita, kita akan lebih siap menghadapi segala hal di depan kita. [JS]
Roma 8:28
"Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah."




