GKY Sydney - Gereja di Sydney yang Mulia dan Misioner

Gereja Kristus Yesus di Sydney AustraliaTransformational Church ~ Transforming people to transform the world (2 Kor 3:18)

Navigation

Kalau aku harus mati, biarlah aku mati

Mengapa Haman membenci dan ingin membinasakan seluruh bangsa Yahudi di kerajaan Persia? Dalam 3:1, Haman disebut sebagai orang Agag. Menurut Yosefus, seorang ahli sejarah Yahudi, Haman adalah keturunan Agag, raja Amalek (1 Samuel 15:8). Bangsa Amalek bersikap memusuhi terhadap bangsa Israel yang sedang berjalan menuju ke Tanah Perjanjian (Keluaran 17:8-16), sehingga Tuhan memerintahkan agar bangsa Israel menghabisi bangsa Amalek (Ulangan 25:17-19). Mordekhai menolak untuk bersujud di depan Haman karena ia mengenali Haman sebagai musuh bangsanya. Itulah sebabnya mengapa Haman bukan hanya ingin membunuh Mordekhai saja, tetapi juga seluruh bangsa Yahudi.

Mordekhai meminta Ester menghadap raja guna memohon belas kasihan bagi bangsanya (4:8). Status tidak membuat Ester bebas dari perintah raja yang menyetujui keinginan Haman tersebut. Pengangkatan Ester sebagai ratu merupakan jalan Allah untuk menyelamatkan umat-Nya. Mordekhai menyatakan imannya bahwa Allah tidak akan mengizinkan umat-Nya dibinasakan - terlepas dari Ester bersedia bertindak atau tidak (Ester 4:12-14). Ester menghadapi dilema (pilihan yang sulit), namun ia memilih untuk berjuang bagi bangsanya dan siap menerima risiko apa pun.

Kita semua juga bisa menghadapi dilema seperti Ester: Saat situasi/ kondisi yang buruk mengepung kita, kita dituntut untuk berani bertindak sebagai wujud/bukti iman kita. Hal ini bukan berarti bahwa kita adalah 'pahlawan' yang menentukan, karena bisa saja 'pertolongan timbul dari pihak lain'. Masalahnya adalah apakah kita menjadi pemenang atau pengecut dalam peperangan iman? [SIW]

Matius 10:22
Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.

Rekaman Khotbah Terbaru