GKY Sydney - Gereja di Sydney yang Mulia dan Misioner

Gereja Kristus Yesus di Sydney AustraliaTransformational Church ~ Transforming people to transform the world (2 Kor 3:18)

Navigation

Perayaan Kristen dan Yahudi Berbeda

Apakah orang Kristen masa kini perlu merayakan hari-hari raya pada masa Perjanjian Lama? Hari-hari raya dalam Perjanjian Lama, termasuk hari raya Paskah dan hari raya roti tidak beragi, wajib dirayakan oleh umat Israel. Sayangnya, bangsa Israel mengabaikan kewajiban tersebut. Pengabaian itu paling tidak terjadi sejak zaman nabi Samuel (35:18), bahkan terjadi sejak awal masa hakim-hakim (2 Raja-raja 23:22). Sebenarnya, hari raya Paskah telah dirayakan pada zaman raja Hizkia, tetapi cara merayakannya tidak memenuhi standar yang ditentukan Allah (2 Tawarikh 30:18-20). Pada masa Perjanjian Baru, Tuhan Yesus juga merayakan hari raya Paskah bersama dengan para murid-Nya (Matius 26:17-18). Pada masa kini, orang Kristen tidak merayakan hari raya Paskah dalam makna seperti yang terdapat dalam Alkitab karena peristiwa Paskah dalam Perjanjian Lama, yaitu peristiwa keluarnya bangsa Israel dari Tanah Mesir, telah digenapi dalam peristiwa kematian Tuhan Yesus di kayu salib untuk membawa manusia keluar dari perbudakan dosa.

Hari-hari raya orang Yahudi (termasuk yang disebut dalam Alkitab) berkaitan dengan sejarah dan budaya setempat yang tidak relevan bagi orang Kristen non-Yahudi. Oleh karena itu, pada masa kini, orang Kristen tidak merayakan hari-hari raya tersebut. Setelah melalui pergumulan selama berabad-abad, orang Kristen pada masa kini menetapkan hari-hari raya Kristen yang berkaitan dengan iman kristiani, yaitu Jumat Agung, Paskah (Kristen), Kenaikan Tuhan Yesus, dan Pentakosta. Di samping itu, orang Kristen juga merayakan hari yang berkaitan dengan sejarah kristiani (seperti hari reformasi) dan budaya (seperti Tahun Baru). [P]

Mazmur 9:12
Bermazmurlah bagi TUHAN, yang bersemayam di Sion, beritakanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa.

Rekaman Khotbah Terbaru