GKY Sydney - Gereja di Sydney yang Mulia dan Misioner

Gereja Kristus Yesus di Sydney AustraliaTransformational Church ~ Transforming people to transform the world (2 Kor 3:18)

Navigation

Kuasa dan Otoritas berasal dari TUHAN

Apakah yang salah dengan pengangkatan diri Adonia sebagai raja? Kecongkakan dan peninggian diri! "Lalu Adonia... meninggikan diri..., 'Aku ini mau menjadi raja.'" (ay.5) Di hadapan Allah, seorang raja Israel adalah representatif (wakil) Allah yang menerima mandat dan kepercayaan untuk memimpin umat-Nya. Tidak seorang pun yang berhak mengangkat dirinya sendiri untuk masuk ke dalam jabatan ini. Karena ambisi pribadi dan dengan memakai kekuatan manusia, Adonia mengangkat dirinya sendiri sebagai raja. Dalam hal ini, ia mengabaikan Allah sebagai yang berhak mengangkat raja (Daniel 4:32b "Yang Mahatinggi berkuasa atas kerajaan manusia dan memberikannya kepada siapa yang dikehendaki-Nya."), serta mengabaikan ayahnya, raja Daud, yang masih hidup dan saat itu belum memilih pengganti yang akan menduduki posisi sebagai raja Israel. Sekalipun imam Abyatar serta panglima Yoab merestui dan pengangkatan itu disertai dengan persembahan korban, tidak berarti bahwa Tuhan berkenan atas pengangkatan Adonia.
Insiden Adonia" adalah hal yang umum terjadi sepanjang sejarah manusia dari dulu hingga sekarang. Di dalam segala aspek (politik, masyarakat, bahkan gereja), manusia berdosa selalu berambisi meninggikan diri sendiri, tanpa sungguh-sungguh menghormati Tuhan dan orang-orang yang mendapat kepercayaan dari Tuhan. Sebagai umat Tuhan, marilah kita belajar rendah hati seperti Yohanes Pembaptis yang berkata, "Tidak ada seorang pun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari Sorga." (Yohanes 3:27). [GKG]

Roma 13:1
Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah.

Rekaman Khotbah Terbaru