GKY Sydney - Gereja di Sydney yang Mulia dan Misioner

Gereja Kristus Yesus di Sydney AustraliaTransformational Church ~ Transforming people to transform the world (2 Kor 3:18)

Navigation

Kedaulatan Allah dalam Pembangunan Bait-Nya

Siapa yang paling menentukan dalam pekerjaan pembangunan Bait Suci? Allah sendiri! Di balik kemegahan bangunan Bait Suci dan proyek pembangunan yang rumit, 1 Raja-raja 5-6 menyatakan bahwa TUHAN (Yahweh) sendirilah yang menetapkan dan mengizinkan pembangunan ini. Raja Salomo sendiri mengakui bahwa dari zaman Daud, ayahnya, TUHAN-lah yang menetapkan Salomo untuk melakukan pekerjaan ini (5:4-5). Hiram, raja Tirus, juga mengakui hal ini (5:7). Alkitab dengan jelas menyatakan bahwa TUHAN memberikan hikmat kepada Salomo seperti yang dijanjikan-Nya kepadanya (5:12) untuk membangun Bait Suci. Satu hal yang menarik adalah tidak kedengaran palu atau kapak atau sesuatu perkakas besi pun selama pembangunan rumah itu (6:7). Hal ini menjelaskan kepada kita bahwa orang-orang pada zaman itu sangat menghormati kekudusan rumah Tuhan. Rasa hormat itu mereka ekspresikan dengan cara mempersiapkan dulu potongan-potongan batu di tempat yang jauh, sehingga tidak menimbulkan suara bising di Bait Allah.

Sikap hormat dan takut akan Allah diekspresikan oleh umat Tuhan pada zaman Salomo dalam seluruh aspek pekerjaan pembangunan Bait Allah. Sikap seperti ini perlu kita teladani dan terapkan pada zaman ini. Jangankan keributan dan pertengkaran, suara palu atau kapak pun tidak berani diperdengarkan oleh orang Israel di lokasi pembangunan Bait Allah. Saat kita melayani Tuhan, biarlah seluruh aspek hidup kita, termasuk cara dan sikap kita dalam melayani menunjukkan bahwa kita sungguh-sungguh menghormati kekudusan dan kemuliaan Tuhan, Allah kita yang memanggil kita melayani-Nya. [GKG]

2 Korintus 7:1
Saudara-saudaraku yang kekasih, karena kita sekarang memiliki janji-janji itu, marilah kita menyucikan diri kita dari semua pencemaran jasmani dan rohani, dan dengan demikian menyempurnakan kekudusan kita dalam takut akan Allah.

Rekaman Khotbah Terbaru