GKY Sydney - Gereja di Sydney yang Mulia dan Misioner

Gereja Kristus Yesus di Sydney AustraliaTransformational Church ~ Transforming people to transform the world (2 Kor 3:18)

Navigation

Hati-hati Memilih Pasangan Hidup

Mengapa Atalya tega bertindak begitu jahat, yaitu membunuh semua keturunan raja (1)? Bukankah yang dia bunuh adalah keluarganya sendiri? Jelas bahwa sifat Atalya yang jahat itu bertumbuh dalam lingkungan keluarganya, karena ia adalah anak raja Ahab yang jahat itu (8:18,26). Atalya pasti telah mengetahui kisah tentang kelicikan Izebel dalam peristiwa perampasan terhadap kebun anggur milik Nabot (1 Raja-raja 21). Ia pasti mengerti pula tentang kekejian Izebel yang berusaha membunuh semua nabi Tuhan (1 Raja-raja 18:4). Kekejaman dan kelicikan Izebel ternyata membekas di dalam hati dan pikiran Atalya, sehingga saat kesempatan muncul, ia menyingkirkan semua keturunan raja demi merebut kekuasaan atas kerajaan Yehuda.

Betapa ngerinya akibat yang terjadi bila kita salah memilih pasangan hidup, karena pasangan hidup kita pasti berpengaruh terhadap kehidupan kita. Ahab, raja Israel, telah salah memilih Izebel sebagai istri, sehingga bangsa Israel jatuh ke dalam dosa penyembahan Baal (1 Raja-raja 16:31-32). Yoram, raja Yehuda, telah salah memilih Atalya, anak Ahab, sebagai istri sehingga ia menjadi jahat karena terpengaruh oleh gaya hidup keluarga istrinya (2 Raja-raja 8:18). Sepanjang sejarah, terdapat banyak kisah sedih yang disebabkan oleh kesalahan seseorang dalam memilih istri atau memilih suami. Banyak orang yang kehilangan iman karena pengaruh pasangan hidup. Tidak sedikit orang yang hidup menderita karena dianiaya oleh pasangan hidup mereka. Dalam hikmat-Nya, Allah menetapkan agar orang orang beriman jangan mencari pasangan hidup yang tidak seiman (Ulangan 7:3-4). Sayang, ketetapan Allah itu sering diabaikan! [P]

2 Raja-raja 8:18a
Ia hidup menurut kelakuan raja-raja Israel seperti yang dilakukan keluarga Ahab, sebab yang menjadi isterinya adalah anak Ahab.

Rekaman Khotbah Terbaru