GKY Sydney - Gereja di Sydney yang Mulia dan Misioner

Gereja Kristus Yesus di Sydney AustraliaTransformational Church ~ Transforming people to transform the world (2 Kor 3:18)

Navigation

Doa yang Memuliakan Tuhan

Hal istimewa apa yang tercermin dalam doa raja Hizkia (19:15-19)? Keputusan raja Hizkia untuk melepaskan ketergantungan kepada Tuhan dan tunduk kepada raja Asyur merupakan langkah yang salah. Walaupun raja Hizkia telah mengambil perak dan emas dari rumah Tuhan untuk diberikan kepada raja Asyur, ia belum bisa memuaskan tuntutan raja Asyur, sehingga dia dianggap "memberontak" terhadap raja Asyur (18:13-16, 20). Dalam keadaan terdesak karena dihina oleh juru minuman agung yang diutus oleh raja Asyur, raja Hizkia kembali bergantung kepada Tuhan. Dalam pesan yang disampaikannya kepada nabi Yesaya serta dalam doa yang dinaikkannya di rumah Tuhan, Hizkia tidak mengutamakan persoalan yang dihadapinya, melainkan dia mengkonfrontasikan penghinaan yang diterimanya sebagai penghinaan kepada Tuhan, sehingga sudah sepatutnya bila Tuhan menjatuhkan hukuman kepada raja Asyur (19:4, 19). Dalam Perjanjian Baru, Tuhan Yesus memberikan contoh doa yang dimulai dengan pengagungan kepada Allah (Matius 6: 9-10), baru dilanjutkan dengan permohonan (6:11-13).

Bagaimana cara Anda berdoa? Apakah Anda lebih mengutamakan kemuliaan Allah daripada kepentingan diri sendiri? Memang, tidak salah bila Anda meminta berkat atau pertolongan Tuhan. Bahkan, dengan memohon berkat dan pertolongan Tuhan, kita mengungkapkan bahwa kita bergantung kepada Tuhan. Akan tetapi, cara kita memandang setiap permasalahan hidup yang kita hadapi seharusnya tidak berpusat kepada kepentingan atau pengagungan diri sendiri, melainkan berpusat kepada kemuliaan Tuhan. [P]

2 Raja-raja 19:19
Maka sekarang, ya TUHAN, Allah kami, selamatkanlah kiranya kami dari tangannya, supaya segala kerajaan di bumi mengetahui, bahwa hanya Engkau sendirilah Allah, ya TUHAN.

Rekaman Khotbah Terbaru