GKY Sydney - Gereja Indonesia di Sydney yang Mulia dan Misioner

Gereja Kristus Yesus di Sydney AustraliaTransformational Church ~ Transforming people to transform the world (2 Kor 3:18)

Navigation

Renungan Hari Ini

Dosa Adalah Masalah Serius!

Bacaan Alkitab hari ini: 2 Samuel 21

Orang yang berhutang darah adalah orang yang harus di- hukum karena telah melakukan pembunuhan. Peristiwa kelaparan yang disebabkan oleh hutang darah yang melekat

pada diri Saul dan keluarganya ini harus dipahami berdasarkan perjanjian damai yang telah disepakati oleh Yosua dan para pemimpin Israel dengan bangsa Gibeon (Yosua 9). Walaupun perjanjian damai itu disepakati karena bangsa Gibeon telah menipu bangsa Israel, Yosua dan orang-orang sezamannya tidak berani melanggar perjanjian tersebut.

Saat Raja Saul berkuasa, dia berusaha menyenangkan hati rakyatnya dengan membunuh orang-orang Gibeon. Kita tidak tahu berapa banyak orang Gibeon yang dibunuh, mungkin tujuh orang seperti jumlah pengganti yang dituntut oleh bang- sa Gibeon (2 Samuel 21:5-6). Karena Saul adalah Raja Israel yang tindakannya dianggap mewakili bangsa Israel, Allah menjatuhkan hukuman berupa bencana kelaparan kepada bangsa Israel, bukan kepada perorangan. Kita tidak mengerti mengapa hukuman Allah ini baru dijatuhkan pada zaman pemerintahan Daud. Yang bisa kita ketahui hanyalah bahwa Allah tidak mem- biarkan umat-Nya melanggar perjanjian.

Kisah pada bacaan Alkitab hari ini mengajarkan bahwa dosa adalah masalah serius yang harus segera dibereskan. Bila Allah tidak langsung bertindak menghukum, bukan berarti Allah lupa atau mengabaikan dosa tersebut. Bagi kita pada zaman ini, dosa tetap merupakan masalah serius. Syukurlah bahwa Tuhan Yesus sudah mati menggantikan kita di kayu salib sehingga orang yang percaya kepada Tuhan Yesus ti- dak perlu takut menghadapi hukuman Allah. Apakah Anda telah membereskan semua dosa yang Anda sadari? [P]

1 Yohanes 1:9

 

“Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita
dan menyucikan kita dari segala kejahatan.”